Studio Ghibli adalah studio animasi asal Jepang yang didirikan pada 15 Juni 1985 oleh Hayao Miyazaki, Isao Takahata, dan Toshio Suzuki. Selama hampir 40 tahun berkarya, Film Studio Ghibli telah melahirkan puluhan film animasi yang tak hanya memuaskan secara visual, tetapi juga menyentuh hati jutaan penonton di seluruh dunia. Di antara film-film terlaris dan paling berpengaruh dari studio ini antara lain Spirited Away (2001), Princess Mononoke (1997), Howl's Moving Castle (2004), Ponyo (2008), dan The Boy and the Heron (2023).
22 Film Studio Ghibli Terbaik Sepanjang Masa
1. Spirited Away (2001)

Sutradara: Hayao Miyazaki | Rating IMDb: 8.6/10
Spirited Away bercerita tentang Chihiro, gadis 10 tahun yang terjebak di dunia roh setelah orang tuanya berubah menjadi babi. Untuk menyelamatkan keluarganya, ia harus bekerja di sebuah pemandian air panas (onsen) yang dipimpin penyihir bernama Yubaba. Film ini meraih pendapatan box office sebesar 395,8 juta USD dan memenangkan Academy Award untuk Film Animasi Terbaik pada 2003, serta penghargaan Golden Bear di Berlin. Hingga kini, Spirited Away dianggap sebagai salah satu film animasi terbaik sepanjang masa.
2. Princess Mononoke (1997)

Sutradara: Hayao Miyazaki | Rating IMDb: 8.4/10
Princess Mononoke mengisahkan prajurit muda Ashitaka yang terjebak dalam konflik antara manusia dan roh hutan. Ia bertemu San, gadis yang dibesarkan oleh serigala dan berjuang keras melindungi alam dari kerusakan akibat keserakahan manusia. Film ini menonjol dengan pesan lingkungan yang kuat dan visual epik yang memukau. Di Rotten Tomatoes, Princess Mononoke mendapatkan skor 93% dari kritikus dan 94% dari penonton.
3. Howl's Moving Castle (2004)

Sutradara: Hayao Miyazaki | Rating IMDb: 8.2/10
Sophie, gadis muda yang bekerja di toko topi, dikutuk menjadi nenek tua oleh Penyihir Sampah. Petualangannya membawa ia ke kastil bergerak milik Howl, seorang penyihir eksentrik. Film ini meraih pendapatan box office sebesar 23,2 miliar yen dan mendapat penghargaan Nebula Award for Best Screenplay. Paduan visual yang memukau dan kisah romantis yang unik menjadikan film ini favorit sepanjang masa.
4. Grave of the Fireflies (1988)

Sutradara: Isao Takahata | Rating IMDb: 8.5/10
Grave of the Fireflies adalah salah satu film animasi paling emosional yang pernah dibuat. Ceritanya mengikuti Seita dan adiknya Setsuko yang berjuang bertahan hidup di tengah Perang Dunia II tanpa orang tua dan tempat tinggal. Film ini mendapatkan skor 100% di Rotten Tomatoes dari para kritikus. Kisah yang sangat realistis dan menyentuh menjadikan film ini sering disebut sebagai "film perang animasi paling menyedihkan" di dunia.
5. My Neighbor Totoro (1988)

Sutradara: Hayao Miyazaki | Rating IMDb: 8.1/10
My Neighbor Totoro mengisahkan kakak beradik Satsuki dan Mei yang pindah ke pedesaan dan bertemu Totoro, makhluk roh hutan raksasa yang menggemaskan. Film ini memenangkan Kinema Junpo Award for Best Film dan Mainichi Eiga Concours Award for Best Film, serta penghargaan Anime Grand Prix pada 1988. Totoro kemudian menjadi maskot ikonik Studio Ghibli yang dikenal di seluruh dunia. Film ini juga masuk peringkat ke-41 dalam "100 Film Terbaik Sinema Dunia" versi majalah Empire.
6. The Tale of the Princess Kaguya (2013)

Sutradara: Isao Takahata | Rating IMDb: 8.0/10
Diadaptasi dari kisah rakyat Jepang kuno The Tale of the Bamboo Cutter, film ini mengisahkan gadis kecil yang ditemukan di dalam batang bambu bercahaya dan tumbuh menjadi wanita cantik yang memikat lima bangsawan. Gaya animasinya terinspirasi dari lukisan cat air tradisional Jepang, memberikan kesan visual seperti "lukisan tinta yang hidup". Di Rotten Tomatoes, film ini meraih skor sempurna 100% dan disebut sebagai "modern animated treasure with timeless appeal". Film ini mendapat nominasi Academy Award untuk Film Animasi Terbaik.
7. Kiki's Delivery Service (1989)

Sutradara: Hayao Miyazaki | Rating IMDb: 7.8/10
Kiki's Delivery Service adalah kisah coming-of-age tentang Kiki, penyihir muda yang harus pergi sendiri ke kota baru dan membuka jasa pengiriman menggunakan sapu terbangnya. Film ini berhasil membawa pendapatan box office sebesar 41,8 juta USD dan mendapat Hans Christian Andersen Award 2018. Pesan tentang keberanian dan kemandirian dalam film ini sangat relevan untuk penonton segala usia. Skor Rotten Tomatoes film ini mencapai 98%.
8. Nausicaä of the Valley of the Wind (1984)

Sutradara: Hayao Miyazaki | Rating IMDb: 8.1/10
Meski dibuat sebelum Studio Ghibli resmi berdiri, Nausicaä dianggap sebagai cikal bakal studio ini. Film ini bercerita tentang Putri Nausicaä yang berjuang menyelamatkan dunia dari kehancuran akibat perang dan kerusakan lingkungan di tengah hutan beracun yang terus meluas. Tema lingkungan yang mendalam dan visual epik menjadi ciri khas awal Miyazaki yang terus berlanjut di karya-karyanya berikutnya. Film ini meraih pendapatan box office sebesar 14,3 juta USD.
9. Castle in the Sky / Laputa (1986)

Sutradara: Hayao Miyazaki | Rating IMDb: 8.0/10
Castle in the Sky mengikuti petualangan Pazu dan Sheeta yang bersama-sama mencari pulau terapung legendaris bernama Laputa. Film ini merupakan film fitur pertama yang diproduksi secara resmi oleh Studio Ghibli. Perpaduan antara teknologi futuristik dan petualangan klasik menjadikan film ini pondasi dari banyak karya Ghibli selanjutnya. Film ini mendapatkan skor 96% di Rotten Tomatoes.
10. Whisper of the Heart (1995)

Sutradara: Yoshifumi Kondō | Rating IMDb: 7.9/10
Whisper of the Heart adalah kisah manis Shizuku, remaja yang gemar membaca dan bermimpi menjadi penulis. Petualangannya dimulai saat ia penasaran dengan nama Seiji Amasawa yang selalu muncul di setiap buku perpustakaan yang ia pinjam. Film ini beda dari kebanyakan Ghibli karena tidak ada unsur fantasi besar — melainkan kisah cinta pertama yang realistis dan inspiratif. Film ini berhasil meraih pendapatan 3,15 miliar yen di Jepang.
11. Ponyo (2008)

Sutradara: Hayao Miyazaki | Rating IMDb: 7.7/10
Terinspirasi dari kisah klasik The Little Mermaid karya Hans Christian Andersen, Ponyo mengisahkan persahabatan antara Sosuke dan Ponyo, ikan mas yang ingin menjadi manusia. Film ini cocok untuk segala usia dengan visualnya yang penuh warna dan menggemaskan. Ponyo meraih pendapatan box office 204,8 juta USD dan memenangkan Japan Academy Award untuk Film Animasi Terbaik.
12. Only Yesterday (1991)

Sutradara: Isao Takahata | Rating IMDb: 7.6/10
Only Yesterday mengikuti Taeko, wanita lajang dari Tokyo yang berlibur ke pedesaan dan teringat kembali kenangan masa kecilnya di tahun 1966. Film ini terasa lebih dewasa dan reflektif dibanding film Ghibli lainnya — tidak ada makhluk ajaib, hanya kisah manusia yang realistis dan penuh makna. Film ini mendapatkan skor 100% di Rotten Tomatoes dari para kritikus. Cocok untuk penonton dewasa yang ingin menikmati cerita yang tenang namun bermakna.
13. The Wind Rises (2013)

Sutradara: Hayao Miyazaki | Rating IMDb: 7.7/10
The Wind Rises adalah kisah inspiratif tentang Jiro, insinyur muda yang bermimpi merancang pesawat indah di tengah gejolak masa perang. Film ini menggabungkan mimpi, cinta, dan perjuangan dengan visual yang memukau dan emosi yang mendalam. Awalnya disebut sebagai film terakhir Hayao Miyazaki, The Wind Rises meraih pendapatan box office sebesar 136,5 juta USD dan mendapat nominasi Academy Award untuk Film Animasi Terbaik.
14. The Secret World of Arrietty (2010)

Sutradara: Hiromasa Yonebayashi | Rating IMDb: 7.6/10
Arrietty membawa penonton ke dunia miniatur yang penuh petualangan. Arrietty adalah gadis kecil berusia 14 tahun dari keluarga "borrower" — manusia mungil yang hidup di bawah lantai rumah dengan meminjam barang-barang kecil dari manusia. Kehidupannya berubah saat ia dilihat oleh Sho, seorang bocah manusia yang kesepian. Film ini meraih pendapatan box office sebesar 21 miliar yen di Jepang.
15. When Marnie Was There (2014)

Sutradara: Hiromasa Yonebayashi | Rating IMDb: 7.7/10
Anna, gadis penyendiri yang dikirim ke kota kecil di Hokkaido, bertemu Marnie — sosok misterius yang menjadi sahabat terbaiknya. Namun ada rahasia besar di balik pertemuan mereka yang perlahan-lahan terungkap. Film ini dikenal dengan animasi indah dan musik melankolis yang menyentuh hati. Film ini juga mendapatkan nominasi Academy Award untuk Film Animasi Terbaik.
16. Porco Rosso (1992)

Sutradara: Hayao Miyazaki | Rating IMDb: 7.6/10
Berlatar Laut Adriatik pasca Perang Dunia I, Porco Rosso mengisahkan seorang tentara bayaran berbentuk babi humanoid yang melindungi kapal pesiar dari bajak laut udara. Ketika ditantang oleh Curtis, pilot Amerika, Porco harus mempertahankan kehormatannya dalam pertarungan udara sengit. Film ini berhasil meraih pendapatan box office sebesar 44,6 juta USD, yang saat itu merupakan salah satu yang terbesar bagi Ghibli. Film ini mendapatkan skor 96% di Rotten Tomatoes.
17. Pom Poko (1994)

Sutradara: Isao Takahata | Rating IMDb: 7.2/10
Pom Poko mengisahkan perjuangan para tanuki (rakun) yang menggunakan kemampuan berubah bentuk untuk melawan pembangunan manusia yang merusak hutan mereka. Meski penuh adegan kocak, film ini menyuarakan pesan serius tentang keseimbangan alam dan dampak modernisasi. Film ini berhasil meraih pendapatan box office sebesar 4,47 miliar yen di Jepang.
18. From Up on Poppy Hill (2011)

Sutradara: Goro Miyazaki | Rating IMDb: 7.4/10
Berlatar Yokohama tahun 1960-an menjelang Olimpiade Tokyo 1964, From Up on Poppy Hill mengisahkan dua remaja yang berusaha menyelamatkan klub mereka dari pembongkaran. Film ini penuh nuansa nostalgia dan kisah cinta remaja yang menyentuh, serta visual indah khas Ghibli. Film ini meraih pendapatan box office sebesar 4,5 miliar yen dan mendapat penghargaan di Toronto International Film Festival.
19. The Cat Returns (2002)

Sutradara: Hiroyuki Morita | Rating IMDb: 7.2/10
The Cat Returns adalah sekuel dari Whisper of the Heart yang penuh petualangan ajaib. Haru, seorang siswi biasa, mendapati dirinya diundang ke Kerajaan Kucing setelah menyelamatkan nyawa seekor kucing yang ternyata adalah pangeran. Film ini meraih pendapatan box office sebesar 65 juta USD — angka yang sangat tinggi untuk film sekuel Ghibli. Kisahnya ringan, menghibur, dan cocok untuk penonton dari berbagai usia.
20. My Neighbors the Yamadas (1999)

Sutradara: Isao Takahata | Rating IMDb: 7.2/10
Dengan gaya animasi unik ala komik strip, My Neighbors the Yamadas mengisahkan kehidupan sehari-hari keluarga Yamada — dari drama kecil hingga momen manis yang mengundang senyum. Ini adalah salah satu film Ghibli yang paling eksperimental secara visual, menggunakan teknik yang berbeda jauh dari film-film mereka sebelumnya. Film ini meraih pendapatan box office sebesar 2 miliar yen.
21. The Boy and the Heron (2023)

Sutradara: Hayao Miyazaki | Rating IMDb: 8.1/10
Film terbaru dari Hayao Miyazaki ini bercerita tentang seorang bocah yang mengikuti seekor burung heron misterius menuju dunia lain. The Boy and the Heron memenangkan Golden Globe Award untuk Film Animasi Terbaik (2024), BAFTA Award untuk Film Animasi Terbaik, dan Academy Award untuk Film Animasi Terbaik 2024. Film ini meraih skor 97% di Rotten Tomatoes. Uniknya, Miyazaki tidak melakukan promosi apapun untuk film ini namun tetap sukses besar di seluruh dunia.
22. Ocean Waves (1993)

Sutradara: Tomomi Mochizuki | Rating IMDb: 6.6/10
Ocean Waves adalah film Ghibli yang paling berbeda — tidak ada fantasi, tidak ada makhluk ajaib, hanya kisah cinta segitiga realistis antara Taku, Rikako, dan Yutaka, tiga remaja SMA di kota pesisir kecil. Film ini awalnya diproduksi untuk televisi, menjadikannya satu-satunya film TV Ghibli dalam daftar ini. Meski paling sederhana di antara semua karya Ghibli, film ini berhasil menangkap emosi dan dinamika masa remaja yang sangat relatable.
Tabel Ringkasan: 22 Film Studio Ghibli Terbaik
No | Judul Film | Tahun | Sutradara | Rating IMDb | Tersedia Di |
|---|
1 | Spirited Away | 2001 | Hayao Miyazaki | 8.6 | Netflix, HBO Max, Disney+ |
2 | Princess Mononoke | 1997 | Hayao Miyazaki | 8.4 | Netflix |
3 | Howl's Moving Castle | 2004 | Hayao Miyazaki | 8.2 | Netflix, HBO Max |
4 | Grave of the Fireflies | 1988 | Isao Takahata | 8.5 | Netflix |
5 | My Neighbor Totoro | 1988 | Hayao Miyazaki | 8.1 | Netflix |
6 | The Tale of the Princess Kaguya | 2013 | Isao Takahata | 8.0 | Netflix, HBO Max |
7 | Kiki's Delivery Service | 1989 | Hayao Miyazaki | 7.8 | Netflix |
8 | Nausicaä of the Valley of the Wind | 1984 | Hayao Miyazaki | 8.1 | Netflix |
9 | Castle in the Sky | 1986 | Hayao Miyazaki | 8.0 | Netflix |
10 | Whisper of the Heart | 1995 | Yoshifumi Kondō | 7.9 | Netflix |
11 | Ponyo | 2008 | Hayao Miyazaki | 7.7 | Netflix, HBO Max |
12 | Only Yesterday | 1991 | Isao Takahata | 7.6 | Netflix |
13 | The Wind Rises | 2013 | Hayao Miyazaki | 7.7 | Netflix, HBO Max |
14 | The Secret World of Arrietty | 2010 | Hiromasa Yonebayashi | 7.6 | Netflix, HBO Max |
15 | When Marnie Was There | 2014 | Hiromasa Yonebayashi | 7.7 | Netflix, HBO Max |
16 | Porco Rosso | 1992 | Hayao Miyazaki | 7.6 | Netflix |
17 | Pom Poko | 1994 | Isao Takahata | 7.2 | Netflix |
18 | From Up on Poppy Hill | 2011 | Goro Miyazaki | 7.4 | Netflix, HBO Max |
19 | The Cat Returns | 2002 | Hiroyuki Morita | 7.2 | Netflix, HBO Max |
20 | My Neighbors the Yamadas | 1999 | Isao Takahata | 7.2 | Netflix, HBO Max |
21 | The Boy and the Heron | 2023 | Hayao Miyazaki | 8.1 | Netflix |
22 | Ocean Waves | 1993 | Tomomi Mochizuki | 6.6 | Netflix |
Rekomendasi Berdasarkan Kategori
Pemenang Oscar & Penghargaan Internasional
Spirited Away — Oscar Film Animasi Terbaik 2003
The Boy and the Heron — Oscar, Golden Globe, BAFTA 2024
The Tale of the Princess Kaguya — Nominasi Oscar 2014
The Wind Rises — Nominasi Oscar 2014
Film Paling Emosional (Siapkan Tisu!)
Grave of the Fireflies — kisah perang yang sangat mengharukan
Only Yesterday — nostalgia masa kecil yang menyentuh
When Marnie Was There — persahabatan misterius yang penuh perasaan
Cocok untuk Keluarga & Anak-Anak
My Neighbor Totoro — ikon Ghibli yang ramah semua usia
Ponyo — petualangan bawah laut yang menggemaskan
Kiki's Delivery Service — kisah penyihir cilik yang inspiratif
Tema Lingkungan & Alam
Princess Mononoke — konflik manusia vs. roh hutan
Nausicaä of the Valley of the Wind — perjuangan melawan kerusakan lingkungan
Pom Poko — tanuki melawan pembangunan manusia
Kisah Cinta & Coming-of-Age
Howl's Moving Castle — romansa penuh sihir
Whisper of the Heart — cinta pertama yang realistis
From Up on Poppy Hill — romansa remaja tahun 1960-an
Mengapa Film Studio Ghibli Begitu Spesial?
Studio Ghibli telah memengaruhi dunia animasi dan budaya pop secara global. Film-filmnya selalu menggabungkan visual memukau dengan tema universal — cinta, keberanian, kerusakan lingkungan, dan pertumbuhan diri — yang relevan lintas zaman dan budaya. Mayoritas film Ghibli kini tersedia di Netflix, memudahkan penonton di Indonesia untuk menikmati semua karyanya. Studio ini juga terus berkarya — pada November 2025, Hayao Miyazaki dikonfirmasi sedang mengerjakan proyek film baru di Ghibli.