Barcode Pertamina (disebut juga QR Code Subsidi Tepat) adalah kode unik berupa QR Code yang wajib dimiliki oleh setiap pemilik kendaraan yang ingin membeli BBM bersubsidi (Pertalite dan Solar) di SPBU. Tanpa barcode ini, pembelian Pertalite dan Solar subsidi tidak dapat dilakukan.
Kebijakan ini berlaku di seluruh SPBU sebagai bagian dari program Subsidi Tepat Pertamina untuk memastikan BBM bersubsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Barcode diperoleh dengan mendaftarkan diri di sistem resmi Pertamina melalui tiga jalur: aplikasi MyPertamina, website resmi, atau langsung di SPBU.
Syarat Mendaftar Barcode Pertamina
Syarat Kendaraan yang Boleh Daftar
Tidak semua kendaraan bisa mendapatkan barcode BBM subsidi. Berikut ketentuannya:
Kendaraan Pribadi:
Kendaraan roda dua: STNK atas nama pribadi, kapasitas tangki maksimal 35 liter
Kendaraan roda empat: Kendaraan penumpang pribadi (bukan niaga), kapasitas tangki maksimal 100 liter
Mesin kendaraan maksimal 1.500 cc untuk mobil dan 250 cc untuk motor
Kendaraan Komersial & Layanan Umum:
Wajib melampirkan identitas pemilik/penanggung jawab dan dokumen usaha
Menyertakan STNK dan izin operasional
Melampirkan foto KIR untuk kendaraan non-pribadi
Alat & Mesin (Non-Kendaraan):
Berlaku untuk genset, mesin pompa, atau alat produksi
Perlu identitas pemilik, foto alat beserta nomor seri
Dokumen yang Harus Disiapkan
Sebelum mulai mendaftar, siapkan dokumen berikut:
Foto KTP asli (bukan fotokopi) — pastikan jelas dan terbaca
Foto STNK bagian depan dan belakang
Foto kendaraan tampak keseluruhan — plat nomor terlihat jelas
Foto selfie sambil memegang KTP
Nomor HP aktif dan alamat email aktif
Untuk STNK hilang: fotokopi STNK sah atau surat kehilangan dari polisi
Cara 1: Daftar Barcode Pertamina Lewat Aplikasi MyPertamina (Tercepat)
Metode ini paling direkomendasikan karena barcode langsung muncul di aplikasi tanpa perlu cetak manual.
Langkah-langkah:
Download aplikasi MyPertamina di Google Play Store (Android) atau App Store (iPhone)
Buka aplikasi → tap Daftar / Registrasi
Isi data pribadi (nama, NIK, nomor HP, email, dan kata sandi)
Verifikasi nomor HP via kode OTP yang dikirim lewat SMS
Masuk ke menu Subsidi Tepat → pilih Daftar Akun Baru
Unggah dokumen: KTP, STNK (depan & belakang), foto kendaraan, dan foto plat nomor
Pilih jenis BBM yang diinginkan: Pertalite atau Solar
Isi nomor rangka dan nomor polisi kendaraan → klik Cek
Klik Kirim Data → konfirmasi semua data sudah benar
Tunggu proses verifikasi selama 1–3 hari kerja
Setelah disetujui, barcode muncul otomatis di aplikasi → siap digunakan di SPBU ✅
✅ Keunggulan: Proses verifikasi lebih cepat (1–3 hari) dibanding website. Barcode langsung tersimpan digital.
Cara 2: Daftar Barcode Pertamina Lewat Website (Tanpa Aplikasi)
Cocok untuk yang tidak ingin install aplikasi atau menggunakan PC/laptop.
Langkah-langkah:
Buka browser → kunjungi **https://subsiditepat.mypertamina.id**
Klik tombol "Daftar Akun Baru"
Gulir ke bawah → centang kotak persetujuan → klik "Daftar Sekarang"
Isi formulir: nama lengkap, NIK, nomor HP, email, dan kata sandi
Cek email → klik tautan "Aktivasi Alamat Email"
Kembali ke situs → Login menggunakan NIK dan kata sandi
Masukkan kode verifikasi yang dikirim ke email
Unggah foto KTP, STNK (depan & belakang), foto kendaraan, dan foto plat nomor
Isi data kendaraan (nomor rangka, nomor polisi, jenis BBM)
Klik Kirim → tunggu verifikasi 7–14 hari kerja
Jika disetujui, login kembali → pilih "Lihat Kode QR" → unduh atau cetak barcode
⚠️ Catatan: Proses verifikasi via website lebih lama (7–14 hari) dibanding aplikasi.
Cara 3: Daftar Barcode Pertamina Langsung di SPBU (Offline)
Pilihan terbaik bagi yang tidak terbiasa menggunakan teknologi digital atau tidak punya akses internet stabil.
Langkah-langkah:
Siapkan semua dokumen: KTP asli, STNK, foto kendaraan, foto plat nomor
Datang ke SPBU yang memiliki layanan pendaftaran Subsidi Tepat
Petugas akan membantu mengisi formulir dan memproses data di tempat
Barcode langsung bisa dicetak atau disimpan digital setelah pendaftaran selesai
✅ Keunggulan: Dibantu petugas, cocok untuk lansia atau yang tidak familiar teknologi.










